MENEMUKAN SESUATU DALAM DIRI

      Pada akhirnya aku menulis lagi, hai. Aku kembali menulis sebagai diriku yang seutuh utuhnya
semoga benar begitu adanya, kali ini bukan ingin mengeluh melainkan bercerita, haha apa bedanya?   
Jelas berbeda jadi begini ceritanya : belakangan aku menemukan pembelajaran baru mengenai                dinamika kehidupan, menyoalkan permasalahan kehidupan masih selalu bermunculan tanpa diminta tanpa aku siap sama seperti biasanya namun yang membuat berbeda adalah caraku menyikapinya bisa dibilang aku mulai tenang jika diterjang badai, bukan berarti tidak sedih dan menangis hal itu kerap kali terjadi, tapi aku tidak marah, tidak mengeluh, tidak bertanya mengapa lagi dan lagi, mengapa begini dan begitu? Tapi lebih berpikir, bagaimana cara menyikapi ini agar selesai, pertama apa yang harus aku lakukan dan apa yang mampu aku lakukan. Begitulah aku yang sekarang. 

       Tegar mungkin terdengar kuat ya?, Tidak marah, mengeluh, dan bertanya mengapa, kenapa mungkin juga terdengar bijak, namun bukankah memang begitu seharusnya?, Dengan caraku begini rasanya aku sedikit waras dalam menjalankan kehidupan, walau sebenarnya sesekali aku masih menemukan diriku hilang akan kendali akan kontrol diri, masih memikirkan kematian lebih cepat dan menyakiti diri "solusi temporary", menangis hingga tertidur lalu setelahnya berkata pada diri "cukup! ayo keluar mencari jalan, temui dirimu sendiri dan cari solusi bersama dirimu itu. 

       Ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan, sekarang aku berani menaruh harap pada kehidupan, haha lucu ya, terkadang ingin mati lebih cepat lalu terkadang menaruh harap pada kehidupan. Tapi aku rasa itu satu kemajuanku, aku mempunyai harapan baik untuk diriku dan ingin berdampak baik bagi banyak hal dan banyak orang. Harapan yang kumaksud itu "perubahan dengan belajar memperbaiki apa yang seharusnya dan apa yang tidak". Sudah dulu ya aku bingung ingin menuliskan apa lagi jujur aku senang bisa menulis saat ini, doakan aku sehat dan bisa bercerita lagi melalui tulisanku ya. 


PELUK HANGAT! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepada Tuhan

Berjalan pelan

RUMIT